Revitalisasi Posyandu Untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kelurahan Tuah Madani
DOI:
https://doi.org/10.54951/comsep.v7i1.1141Abstract
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu pilar utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Observasi di RW 04, Kelurahan Tuah Madani, menunjukkan adanya permasalahan berupa rendahnya partisipasi masyarakat dan kondisi fasilitas posyandu yang kurang optimal, sehingga diperlukan revitalisasi untuk memaksimalkan fungsinya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kembali peran posyandu sebagai pusat layanan kesehatan berbasis komunitas. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, implementasi, kegiatan pendukung, dan evaluasi. Revitalisasi dilakukan dalam dua bentuk: perbaikan fisik berupa pengecatan ulang dan penataan lingkungan, serta kegiatan non-fisik yang mencakup edukasi kesehatan tentang pencegahan diabetes dan senam bersama. Hasil program menunjukkan dampak kuantitatif yang signifikan: partisipasi masyarakat dalam kegiatan penimbangan rutin bulanan meningkat sebesar 86,7%, dan pengetahuan peserta mengenai pencegahan diabetes meningkat sebesar 63,9% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test. Disimpulkan bahwa model revitalisasi terpadu yang mengkombinasikan perbaikan fisik dengan kegiatan non-fisik yang edukatif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif dan pengetahuan kesehatan masyarakat.











